PUSKOMINFO - Kesibukan dalam
menjalani hidup sehari-hari di dalam dan di luar rumah, sudah tentu kita
membutuhkan bantuan Pembantu Rumah tangga (PRT) untuk mengurus
kegiatan rumah tangga seperti menyapu, mengepel, mencuci, mengelap,
memasak, mebersihkan, menguras, menjemur, menyeterika, dan lain-lain.
Pembantu
Rumah Tangga atau yang disingkat PRT adalah orang yang menawarkan jasa
membantu melakukan kegiatan rumah tangga orang lain. Untuk mendapatkan
seorang pembantu rumah tangga yang baik dan cocok memang gampang-gampang
sulit. Karena penghasilan pembantu biasanya kecil di bawah upah minimun
regional/provinsi sehingga kurang menarik bagi seseorang yang mencari
pekerjaan sebagai pembantu.
Terkadang ada saja orang yang
menganggap pembantu adalah budak yang bebas untuk kita perlakukan.
Banyak kasus penganiayaan pembantu oleh majikan (penyewa pembantu) yang
berujung pada dipenjaranya majikan kejam. Palaku biasanya baru menyesal
setelah semua terjadi. Pembantu rumah tangga memang rentan menjadi
korban tindak kejahatan majikannya.
Namun sering pula pembantu rumah tangga (PRT) yang menjadi pelaku tindak kejahatan sebagai pencuri spesialis rumah majikan.
Untuk menghindari hal-hal tersebut, berikut tips cara mencari Pembantu Rumah Tangga:
1. Melalui Biro Jasa Penyalur Pembantu
Biasanya
di koran, majalah, poster, pamflet dan sebagainya ada yang menawarkan
jasa menyalurkan pembantu ke rumah kita dengan tarif yang telah
ditentukan sehingga kita sulit untuk nego harga. Pembantu jenis ini
biasanya cukup dikhawatirkan para majikan karena bisa saja mereka adalah
komplotan atau individu pencuri spesialis rumah majikan.
Jika
melalui Biro Jasa Penyalur Pembantu, pastikan pembantu tersebut
mempunyai identitas yang jelas, kenalan atau saudara yang bisa dihubungi
bila terjadi sesuatu.
2. Melalui Pembantu Tetangga Atau Kenalan
Cara
lebih aman adalah dengan meminta melalui pembantu tetangga atau
kenalan. Pembantu bisa kita tanyai apakah mereka punya kenalan atau
saudara yang mau jadi pembantu rumah tangga. Mintalah rekomendasi orang
yang baik-baik dan sudah berpengalaman terbaik menurut si pembantu yang
kita tanya.
3. Melalui Teman, Saudara Atau Kenalan
Kalau
anda atau pasangan punya kampung halaman, tidak ada salahnya menanyakan
apakah warga atau saudara di sekitar kampung ada yang mau dijadikan
pembantu untuk kita. Bisa juga kita menanyakan ke teman atau sodara
untuk rekomendasi pembantu yang mereka tahu. Pembantu yang dikenal baik
oleh teman dan saudara kita biasanya membuat kita tenang dan tidak
khawatir pembantu kita berbuat tindak kriminalitas. Karena Pembantu
tersebut dari link yang dikenal atau dikenal keluaga dan asalnya.
Tips Tambahan Agar Pembantu Rumah Tangga Betah dan Kerasan:
a. Beri gaji sesuai standar pembantu di sekitar rumah kita.
b. Jika kerja pembantu baik sebaiknya naikkan gaji sepantasnya.
c. Berikan perilaku yang ramah dan kekeluargaan.
d.
Bertindak tegas dengan memecat pembantu jika sudah sulit diatur, sering
membuat keributan, terlalu sering pacaran, sering bolos, mengatur-atur,
menggoda anggota keluarga kita, sering bohong, dll dengan memberi
pesangon secukupnya. Hal ini agar tidak ditiru oleh pembantu yang
lainnya.
e. Jangan terlalu memforsir kerja pembantu karena PRT juga manusia.
f. Berikan THR saat lebaran dan sering memberi bonus jika bekerja baik.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar